Press "Enter" to skip to content

Cara Unik Kasat Binmas Polres 50 Kota Berdialog dengan Masyarakat

Berbeda dengan jajaran kepolisian pada umumnya, Kasat Binmas Polres 50 Kota , AKP Syafrizen memiliki cara unik menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat. Setiap Jumat ia bersama jajarannya memilih hadir ke Masjid-Masjid untuk berdialog langsung ke masyarakat. Tidak jarang juga, ia dipercaya oleh jamaah untuk bertindak sebagai Khatib Salat Jumat, bagaimana ceritanya?

Jumat (1/2) siang itu, AKP Syafrizen yang didampingi jajarannya dan Kapolsek Kecamatan Guguak hadir di Masjid Baitussalam yang terdapat di Jorong Manganti, Nagari Jopang Manganti, Kecamatan Mungka untuk melaksanakan Salat Jumat sekaligus berencana untuk berdialog dengan masyarakat sekitar, setelah menunaikan kewajiban setiap laki-laki muslim tersebut.

Dalam kesempatan itu, AKP Syafrisen ditawari oleh pengurus masjid untuk bertindak sebagai Khatib Jumat. Meski sempat menolak, tapi mantan Kasubag Humas Polres Pasaman Barat itu akhirnya menyanggupinya keinginan pengurus dan langsung naik mimbar untuk menyampaikan khotbahnya di hadapan jamaah Jumat yang telah memenuhi Masjid.

Dalam menyampaikan khotbahnya itu, AKP Syafrisen tidak terlihat canggung, tidak kalah dengan mubalig-mubalig kenamaan, ia menyampaikan khotbah dengan penuh semangat dan berapi-api. Penyampaiannya yang tegas juga cukup mudah dipahami jamaah, sehingga tanpa terasa waktu 15 berlalu begitu cepat untuk kemudian dilanjutkan dengan Salat Jumat berjamaah dengan diimami oleh AKPP Syafrizen.

Setelah prosesi Salat Jumat selesai, AKP Syafrizen kembali meminta izin kepada pengurus untuk menyampaikan pesan- pesan keamanan dan ketertiban masyarakat yang memang menjadi salah satu tugas utamanya sebagai Kasat Binmas Polres Limapuluh Kota yang sudah dijabatnya semenjak 6 September lalu.

Setelah rangkaian kegiatannya di Masjid Baitussalam itu selesai, AKP Syafrizen yang diwawancarai KLIKPOSITIF menyebut, kegiatan ini adalah bagian dari program inovasi Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis, yaitu program THTS atau tiada hari tanpa silaturahmi.

“Jadi program ini adalah inovasi Bapak Kapolres. Kami setiap Jumat hadir ke masjid-masjid untuk berdialog langsung dengan masyarakat, sehingga bisa mengetahui permasalahan keamanan dan ketertiban yang dialami masyarakat. Tapi memang biasanya saya sekalian diminta sebagai khatib Salat Jumat oleh pengurus masjid, ” katanya.

Lebih lanjut, ia menerangkan, selain mendatangi masjid untuk berdialog dengan masyarkat, dalam pelaksanaan program THTS juga dilakukan pemberian bantuan terhadap warga kurang mampu di Nagari yang dikunjungi tersebut. Untuk di Nagari Jopang Manganti sendiri, ia menyerahkan bantuan sembako terhadap 10 warga kurang mampu.

“Kami di Polres Limapuluh Kota, setiap apel Rabu diperintahkan Kapolres untuk mengumpulkan sumbangan. Dana yang didapat dari sumbangan itu kami bagikan terhadap warga kurang mampu,” ulasnya.

Dalam menjalankan program THTS yang didalamnya terdapat safari Jumat dan pembagian bantuan ini, AKP Syafrisen mengaku sudah mendatangi 13 Kecamatan dan hampir seluruh Nagari yang terdapat di Kabupaten Limapuluh Kota. Ia bahkan mengaku sudah sampai ke Nagari Gelugur Kecamatan Kapur IX.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *