Press "Enter" to skip to content

Gelar Press Release, Polres 50 Kota Berhasil Amankan Pelaku Pencurian

Gelar Press Release, Polres 50 Kota Berhasil Amankan Pelaku Pencurian

Gelar Press Release, Polres 50 Kota Berhasil Amankan Pelaku Pencurian

50 Kota- Kapolres 50 kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Pencurian yang terjadi di salah satu rumah polisi di kawasan Purwajaya oleh tim opsnal Satreskrim Polres 50 kota. bertempat di Aula Mapolres Kamis, (02/02/2023) siang.

Dalam kegiatan konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolres 50 kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf,S.H.,S.I.K.,M.H. di dampingi Kabag Ops Kompol Rudi Munanda, Kasat Reskrim, AKP. Elvis Susilo,dan Paur Humas, AKP. HT. Tambunan.

Kapolres AKBP Ricardo Condrat Yusuf menjelaskan bahwa tim opsnal satreskrim Polres 50 kota telah melakukan penangkapan terhadap 1 tersangka inisial SP (37 tahun) warga Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau dan melakukan pengembangan yang berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni, uang tunai sisa pencurian sekitar Rp.2,4 juta, handphone milik korban, dan handphone yang dibeli dari uang hasil pencurian. Saat ini tersangka ditahan di mapolres di kawasan Ketinggian, Harau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain membekuk satu pelaku pencurian yang terjadi di perumahan purwajaya, Tim opsnal satreskrim polres 50 kota juga membekuk dua tersangka pencurian berinisial RK (39 tahun) dan HA (19 tahun) disalah satu pabrik plastik milik Wilson Fitriadi, mantan anggota dewan di Jorong Mungka Tangah, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota.

Tim opsnal satreskrim polres 50 kota juga mengamankan barang bukti berupa silinder pencetak sablon plastik sebanyak 50 buah, mesin pencetak bubur kertas 4 unit, dan dinamo listrik 3 unit dengan total kerugian yang dialami korban mencapai Rp60 juta.

Penangkapan dilakukan pertama kali terhadap RK panggilan Uki. Ia ditangkap di rumahnya di Jorong Mungka Tangah. Dari interogasi, RK mengaku melakukan aksi pencurian bersama rekannya HA panggilan Halim dan Angga (DPO). Hasil curian tersebut dijual oleh tersangka Uki dan Angga ke tempat penjualan barang bekas di Padang Arai dan Napa.

Tim Opsnal Satreskrim lalu bergerak cepat menangkap tersangka Halim yang merupakan petugas keamanan di pabrik plastik milik mantan politisi Partai Demokrat itu. Tersangka dibekuk saat berada di pabrik plastik tempatnya bekerja.

Tersangka Halim yang seharusnya menjaga penjaga pabrik itu mengakui bahwa ia memberikan kesempatan agar aksi pencurian bisa dilakukan oleh teman-temannya. Sebab, ia mendapatkan bagian dari hasil penjualan hasil curian itu.

“Saat ini mereka dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke4e KUHPidana. Subsider pasal 362 KUPidana Jo pasal 55 ayat (1) dengan ancaman hukum paling lama 7 tahun penjara.”ungkap Kapolres.

Saat ini kata Kapolres 50 kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, Tim opsnal Satreskrim Polres 50 kota masih terus melakukan pengembangan atas kasus tersebut.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.